Basic Sea Survival (BSS)

TRAINING KEMNAKER

Pelatihan Basic Sea Survival (BSS)

Pelatihan Basic Sea Survival (BSS) merupakan pelatihan keselamatan di laut atau pelatihan ketahanan di laut yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta agar mampu bertahan hidup saat terjadi keadaan darurat di laut, baik sebelum, selama, maupun setelah meninggalkan kapal atau fasilitas lepas pantai (offshore). Dengan demikian, peserta yang mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival (BSS) diharapkan mampu menerapkan prosedur keselamatan menggunakan peralatan keselamatan serta melakukan teknik penyelamatan diri sesuai standar yang berlaku.

Pelatihan Basic Sea Survival (BSS) Sertifikasi Kemnaker RI
Materi Pelatihan Basic Sea Survival

Sea Survival

Bertahan hidup di laut dalam kondisi darurat.

Swimming Technique

Teknik berenang menggunakan life jacket.

Lifeboat

Penggunaan lifeboat dan life raft.

Emergency

Prosedur keadaan darurat di laut.

🌊 OFFSHORE SAFETY TRAINING

Apa Itu Pelatihan Basic Sea Survival?

Basic Sea Survival adalah kegiatan pelatihan untuk bertahan hidup ketika nyawa dalam keadaan terancam, sebelumnya atau selama dan setelah meninggalkan perairan lepas pantai (offshore), berkaitan dengan bahaya dari lingkungannya. Oleh karena itu, peserta perlu memahami prosedur keselamatan yang tepat dalam menghadapi kondisi darurat di laut.

Selain itu, Sea Survival adalah kegiatan pelatihan ketahanan di laut yang bertujuan untuk melatih seseorang untuk bertahan dalam keadaan bahaya ketika di laut serta bagaimana mengambil tindakan pencegahan dan penyelamatan diri dari kecelakaan di perairan.

Selanjutnya, Basic Sea Survival atau dasar ketahanan di laut meliputi pengenalan perangkat keamanan dan keselamatan di laut atau air, nama-namanya dan jenis-jenisnya serta cara pengoperasiannya dan sekaligus prakteknya, sehingga peserta mampu memahami dan menggunakan peralatan keselamatan dengan benar.

Foto Pelatihan Basic Sea Survival
METODE PELATIHAN

Metode Pelatihan Basic Sea Survival (BSS)

Materi Pelatihan Basic Sea Survival disusun secara sistematis sehingga peserta memperoleh pemahaman teori sekaligus keterampilan praktik. Selain itu, setiap materi mengikuti standar keselamatan kerja yang berlaku pada industri maritim dan offshore.

Presentasi Interaktif

Pertama, Instruktur menjelaskan konsep keselamatan di laut, potensi bahaya, prosedur tanggap darurat, serta penggunaan peralatan keselamatan melalui presentasi yang interaktif. Dengan demikian, peserta memahami setiap materi sebelum mengikuti sesi praktik.

Diskusi & Tanya Jawab

Selanjutnya, instruktur mengajak peserta berdiskusi serta menjawab berbagai pertanyaan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Oleh karena itu, peserta dapat memperdalam pemahaman dan menemukan solusi terhadap berbagai risiko pekerjaan offshore.

Demonstrasi Peralatan

Setelah itu, instruktur memperagakan cara menggunakan life jacket, lifebuoy, life raft, dan peralatan penyelamatan lainnya sesuai prosedur. Kemudian, peserta mengamati setiap tahapan agar dapat menerapkannya dengan benar.

Praktik Lapangan

Kemudian, peserta melakukan praktik sea survival, abandon ship, scramble net, transfer personel, swing rope, hingga simulasi penyelamatan menggunakan lifeboat.

Evaluasi Kompetensi

Selain itu, instruktur melakukan evaluasi terhadap pemahaman teori, keterampilan praktik, serta kemampuan peserta dalam menerapkan prosedur keselamatan secara tepat.

Sertifikat Pelatihan

Pada akhirnya, peserta yang memenuhi persyaratan akan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti Training Basic Sea Survival (BSS).

MANFAAT PELATIHAN

Manfaat Mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival (BSS)

Pelatihan Basic Sea Survival (BSS) memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman praktik yang dibutuhkan untuk menghadapi keadaan darurat di laut. Selain itu, peserta memperoleh kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri offshore, maritim, migas, maupun sektor lainnya yang memiliki risiko pekerjaan di atas perairan.

Meningkatkan Kesadaran Keselamatan

Pertama, peserta memahami berbagai potensi bahaya di lingkungan kerja laut. Selanjutnya, peserta mempelajari langkah pencegahan sehingga mampu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan budaya keselamatan kerja.

Menguasai Teknik Bertahan Hidup

Setelah itu, peserta mempraktikkan teknik bertahan hidup di laut, menggunakan life jacket, memasuki life raft, serta mempertahankan kondisi tubuh hingga proses penyelamatan berlangsung.

Meningkatkan Kemampuan Praktik

Kemudian, peserta melakukan simulasi secara langsung sehingga mampu menerapkan prosedur abandon ship, transfer personel, scramble net, hingga proses evakuasi sesuai standar keselamatan offshore.

Meningkatkan Kerja Sama Tim

Selain itu, peserta berlatih berkomunikasi, berkoordinasi, serta bekerja sama selama simulasi keadaan darurat. Oleh karena itu, peserta mampu mengambil keputusan dengan cepat ketika menghadapi situasi kritis.

Menambah Kompetensi Profesional

Di samping itu, peserta meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Dengan demikian, peserta memiliki nilai tambah ketika melamar pekerjaan maupun menjalankan tugas di lingkungan offshore dan maritim.

Mendukung Pengembangan Karier

Pada akhirnya, peserta memperoleh sertifikat pelatihan sebagai bukti telah mengikuti Training Basic Sea Survival (BSS). Oleh sebab itu, peserta dapat meningkatkan kredibilitas sekaligus memperluas peluang karier di berbagai sektor industri.

Fasilitas Pelatihan Basic Sea Survival (BSS)

Selama mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival (BSS), peserta memperoleh berbagai fasilitas yang mendukung proses pembelajaran secara maksimal. Selain itu, PT. Betracom Gemilang Nusa menyediakan perlengkapan, instruktur berpengalaman, serta lingkungan pelatihan yang nyaman sehingga peserta dapat mengikuti teori maupun praktik dengan lebih efektif.

Instruktur Berpengalaman

Pertama, instruktur menyampaikan materi berdasarkan pengalaman kerja dan standar keselamatan sehingga peserta memahami setiap prosedur dengan jelas.

Modul Pelatihan

Selanjutnya, peserta menerima modul pelatihan dan bahan ajar dalam bentuk digital maupun cetak sebagai referensi selama dan setelah pelatihan.

Peralatan Praktik

Setelah itu, peserta menggunakan life jacket, life raft, lifebuoy, dan perlengkapan keselamatan lainnya untuk mendukung praktik secara langsung.

Simulasi Lapangan

Kemudian, peserta mengikuti simulasi keadaan darurat di laut sehingga mampu menerapkan teknik penyelamatan sesuai prosedur.

Konsumsi Peserta

Selain itu, penyelenggara menyediakan coffee break dan makan siang agar peserta tetap nyaman dan fokus selama mengikuti pelatihan.

Sertifikat Pelatihan

Pada akhirnya, peserta yang memenuhi persyaratan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti Training Basic Sea Survival (BSS).

Informasi Pelatihan

Basic Sea Survival (BSS) Training

πŸ“š

METODOLOGI

Presentasi, diskusi, teori dan dan praktik

⏰

DURASI

1 Hari

πŸ’°

INVESTASI

Rp. 2.000.000, Diskon Menjadi Rp. 1.750.000.- / peserta

JADWAL TRAINING

Setiap Kamis(Offline)/Jumat(Online) (08:00 16:00)

PENDAFTARAN

Mobile / WhatsApp (Diutamakan)

πŸ“± 0822-6806-6126 (Mutia)

πŸ“± 0812-9805-3891 (Tiara)

Email

βœ‰ mutia@betracomtraining.com

βœ‰ tiara@betracomtraining.com

DAFTAR SEKARANG
Frequently Asked Questions

Pertanyaan Seputar Pelatihan Basic Sea Survival (BSS)

Sebelum mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival (BSS), peserta biasanya ingin mengetahui materi, metode pelatihan, fasilitas, maupun proses pendaftaran. Oleh karena itu, kami telah merangkum beberapa pertanyaan berikut agar Anda memperoleh informasi secara lengkap sebelum mengikuti pelatihan.

Apa itu Pelatihan Basic Sea Survival (BSS)?

Pelatihan Basic Sea Survival (BSS) membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja yang aman ketika menghadapi keadaan darurat di laut. Selain itu, instruktur mengajarkan penggunaan peralatan keselamatan, prosedur evakuasi, serta teknik bertahan hidup sesuai standar industri offshore.

Siapa yang perlu mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ini sangat sesuai bagi pekerja offshore, industri migas, maritim, pelayaran, maupun perusahaan yang memiliki aktivitas di atas perairan. Dengan demikian, peserta meningkatkan kompetensi sekaligus memenuhi kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja yang memahami prosedur keselamatan.

Bagaimana metode Pelatihan Basic Sea Survival?

Pertama, instruktur menjelaskan materi melalui presentasi interaktif. Selanjutnya, peserta mengikuti diskusi, demonstrasi, serta praktik lapangan. Setelah itu, peserta mempraktikkan penggunaan life jacket, life raft, abandon ship, hingga simulasi penyelamatan. Oleh karena itu, peserta mampu menerapkan setiap prosedur secara percaya diri.

Apakah peserta mengikuti praktik secara langsung?

Ya. Peserta mempraktikkan seluruh materi utama secara langsung di bawah bimbingan instruktur. Selain itu, instruktur memberikan evaluasi selama praktik berlangsung sehingga peserta memahami setiap prosedur dengan benar.

Apa manfaat mengikuti Training Basic Sea Survival?

Pelatihan ini meningkatkan kompetensi peserta dalam menghadapi keadaan darurat di laut. Di samping itu, peserta memperoleh pengalaman praktik, memahami penggunaan peralatan keselamatan, serta meningkatkan kesiapsiagaan ketika bekerja di lingkungan offshore maupun maritim.

Bagaimana cara mendaftar?

Anda cukup menghubungi tim PT. Betracom Gemilang Nusa melalui WhatsApp atau mengisi formulir pendaftaran. Selanjutnya, tim kami membantu proses administrasi, konfirmasi jadwal, hingga pelatihan dimulai.